Selasa, 21 Oktober 2014

BERUANG MADU
Beruang madu terhitung famili ursidae serta sebagai jenis paling kecil dari kedelapan jenis beruang yang ada didunia. Beruang ini merupakan fauna khas propinsi Bengkulu sekalian digunakan sebagai lambang dari propinsi tersebut . Beruang madu juga termasuk maskot dari kota Balikpapan. Beruang madu yang ada di Balikpapan di konservasi di sebuah hutan lindung yang bernama Hutan Lindung Sungai Wain.
Gambar Beruang Madu
Gambar Beruang Madu
Image Credit : Wikipedia.Org

Ciri-ciri Fisik Beruang Madu

Beruang Madu memiliki ciri fisik dengan panjang tubuhnya mencapai 1, 40 m, tinggi punggungnya mencapai 70 cm dengan berat berkisar antara 50 – 65 kg. Bulu beruang madu condong pendek, bercahaya serta biasanya hitam, matanya berwarna cokelat atau biru, diluar itu hidungnya relatif lebar namun tak terlampau moncong. Type bulu beruang madu yaitu yang paling pendek serta halus dibanding beruang yang lain, berwarna hitam kelam atau hitam kecoklatan, dibawah bulu lehernya ada sinyal yang unik berwarna oranye yang diakui melukiskan matahari terbit. Tidak sama dengan beruang madu dewasa, bayi beruang madu yang baru lahir mempunyai bulu yang lebih lembut, tidak tebal serta bercahaya. Lantaran hidupnya di pohon-pohon maka telapak kaki beruang ini tak berbulu hingga ia bisa bergerak dengan kecepatan sampai 48 km. per jam serta mempunyai tenaga yang benar-benar kuat. Kepala beruang madu relatif besar hingga mirip anjing yaitu mempunyai telinga kecil serta berupa bunda. Beruang type ini mempunyai lidah yang benar-benar panjang serta bisa dipanjangkan sesuai sama dengan keadaan alam untuk menyarikan madu dari sarang lebah di pohon-pohon. Diluar itu, lidah yang panjangnya bisa melebihi 25 cm itu juga dipakai untuk menangkap serangga kecil di batang pohon. Beruang madu mempunyai penciuaman yang benar-benar tajam serta mempunyai kuku yang panjang di ke empat lengannya yang dipakai untuk memudahkan mencari makanan. Beruang madu seringkali jalan dengan empat kaki, serta benar-benar tidak sering jalan dengan dua kaki seperti manusia. Lengan beruang type ini cukup lebar serta mempunyai kuku melengkung dan berlubang yang mempermudahnya memanjat pohon. Kuku tangan yang melengkung dipakai oleh beruang ini untuk menggali rayap, semut serta sarang lebah serta beruang yang tengah mencari madu bakal selekasnya menghancurkan kayu yang tetap hidup serta fresh serta juga berupaya untuk menggaruk pohon yang memiliki kayu keras. Rahang beruang madu tak seimbang lantaran terlampau besar hingga tak bisa memecahkan buah-buah besar, kelapa misalnya. Gigi beruang ini lebih datar serta rata dibanding dengan type beruang lain, gigi taringnya cukup panjang hingga menonjol keluar dari mulut. Kemudian ukuran tulang tengkorak kepala dari beruang madu pada umunya mempunyai panjang tengkorak 264,5 mm, panjang condylobasal 241,3 mm, lebar zygomatic 214,6 mm, lebar mastoid 170,2 mm, lebar interorbital 70,5 mm, lebar maxilla 76,2 mm.

Universitas Jember
Universitas Jember.jpg
Didirikan4 November 1957
JenisPerguruan tinggi negeri
RektorDr. Ir. Tarsicius Sutikto, M.Sc.
LokasiJember, Indonesia
Situs webwww.uj.ac.id


Status: Negeri
 Alamat : Jl. Kalimantan II/24, Kampus Bumi Tegal Boto, Jember 68121, Jawa Timur
Telepon : (0331) 330224, 336870, 337422, 339029
Faks. : (0331) 339029, 337422
Website: www.unej.ac.id
Rektor: Dr.Ir. T. Sutikto, M.Sc
Masa jabatan :2003-2007


Profil
 Jenjang pendidikan: D2, D3, S1, Pascasarjana
Jumlah mahasiswa: 17.729 (S1 : 12.472, Diploma: 4652, S2: 605); 2004/2005: 18.179 (S1: 12.859, Diploma: 4.818, S2: 502)
Jumlah lulusan: 2.654 (S1: 1.613, Diploma: 863, S2: 88); 2003/2004: 3.461 (S1: 1.874, Diploma: 1.367, S2: 220)
Jumlah pendaftar, 2003/2004: 21.792
(SPMB: 15.215, PMDK: 2.237, Lokal: 4.340);
2003/2004: 19.735 (SPMB: 14.608, PMDK: 1.937, Lokal: 3.190)
Jumlah mahasiswa diterima, 2003/2004: 4.414 (S1: 2.628, Diploma: 1.619, S2: 167);
2004/2005: 3.966 (SPMB: 1.651, PMDK: 620, Lokal: 1.695)
Jumlah alumni: 41.618; 2004: 45.986
Ikatan alumni: Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE)
Jumlah dosen tetap: 868 (S1: 314, S2: 484, S3: 70, Profesor: 21); 2004: 909 (S1: 300, S2: 525, S3: 84, Profesor: 19)
Luas kampus: 940.839 m2

 Program Studi
FakultasJurusanProgram StudiJenjangProgramAkreditasiPoin 1Poin 2Tahun Akr.Catatan
Teknologi PertanianTeknologi PertanianTeknik PertanianS1regulerB  1998 
Teknologi PertanianTeknologi Hasil PertanianTeknologi Hasil PertanianS1regulerA  1998 
TeknikTeknik SipilTeknik SipilS1reguler     
TeknikTeknik MesinTeknik MesinS1reguler     
TeknikTeknik ElektroTeknik ElektroS1reguler     
SastraSastra InggrisSastra InggrisS1regulerB  1998 
SastraSastra InggrisSastra InggrisD3reguler     
SastraSastra IndonesiaSastra IndonesiaS1regulerB  1998 
SastraIlmu SejarahIlmu SejarahS1regulerB  1998 
Program Pascasarjana (S2) Magister ManajemenS2reguler     
Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agronomi reguler     
PertanianIlmu Hama dan Penyakit TumbuhanHama dan Penyakit TumbuhanS1regulerB  1998 
PertanianTanahIlmu TanahS1regulerA  1998 
PertanianAgronomiAgronomiS1regulerA  1998 
PertanianSosial Ekonomi Pertanian/AgrobisnisSosial Ekonomi Pertanian/AgrobisnisS1regulerB  1998 
Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamBiologiBiologiS1reguler     
Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamFisikaFisikaS1reguler     
Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamKimiaKimiaS1reguler     
Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamMatematikaMatematikaS1reguler     
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamPendidikan MatematikaS1regulerC  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamPendidikan BiologiS1regulerB  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamPendidikan FisikaS1regulerC  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Ilmu Pengetahuan SosialPendidikan SejarahS1regulerC  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Ilmu Pengetahuan SosialPendidikan EkonomiS1regulerB  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Bahasa dan SeniPendidikan Bahasa InggrisS1regulerC  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Bahasa dan SeniPendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan DaerahS1regulerC  2000 
Keguruan dan Ilmu PendidikanPendidikan Bahasa dan SeniPendidikan Bahasa IndonesiaS1reguler    Program Penyetaraan
Keguruan dan Ilmu PendidikanIlmu PendidikanPendidikan Luar SekolahS1regulerB  1998 
Keguruan dan Ilmu PendidikanIlmu PendidikanPendidikan Guru Sekolah Dasar Wiyata BhaktiD2reguler     
Keguruan dan Ilmu PendidikanIlmu PendidikanPendidikan Guru Sekolah Dasar PenyetaraanD2reguler     
Kesehatan Masyarakat Ilmu Kesehatan MasyarakatS1reguler     
Kesehatan Masyarakat FarmasiS1reguler     
Kedokteran GigiIlmu Kedokteran GigiPendidikan Dokter GigiS1regulerB  1998 
Kedokteran Pendidikan DokterS1reguler     
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikSosiologiSosiologiS1reguler     
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikPerpajakanPerpajakanD3reguler     
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu Hubungan InternasionalIlmu Hubungan InternasionalS1regulerB  2002 
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu AdministrasiIlmu Administrasi NegaraS1regulerB  1998 
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu AdministrasiIlmu Administrasi NegaraS1ekstensi     
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu AdministrasiIlmu Administrasi NiagaS1regulerA  1998 
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu AdministrasiIlmu Administrasi NiagaS1ekstensi     
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikIlmu Kesejahteraan SosialIlmu Kesejahteraan SosialS1regulerB  1998 
Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikPariwisataPariwisataD3reguler     
HukumIlmu HukumIlmu HukumS1regulerB  2000 
EkonomiManajemenManajemenS1regulerB  1998 
EkonomiManajemenManajemenS1ekstensi     
EkonomiManajemenKesekretariatanD3reguler     
EkonomiAkuntansiAkuntansiS1reguler     
EkonomiAkuntansiAkuntansiD3reguler     
EkonomiIlmu Ekonomi dan Studi PembangunanEkonomi PembangunanS1regulerB  2000 
EkonomiIlmu Ekonomi dan Studi PembangunanIlmu Ekonomi dan Studi PembangunanS1ekstensi     
EkonomiAdministrasi PerusahaanAdministrasi PerusahaanD3reguler     
EkonomiAdministrasi KeuanganAdministrasi KeuanganD3reguler     

Senin, 20 Oktober 2014

Kerusakan Lingkungan Hidup di Indonesia dan Penyebabnya

Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari kian parah. Kondisi tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan manusia. Tingkat kerusakan alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Penyebab terjadinya kerusakan alam dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.
Kerusakan lingkungan hidup dapat diartikan sebagai proses deteriorasi atau penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Deteriorasi lingkungan ini ditandai dengan hilangnya sumber daya tanah, air, udara, punahnya flora dan fauna liar, dan kerusakan ekosistem.
Kerusakan lingkungan hidup memberikan dampak langsung bagi kehidupan manusia. Pada tahun 2004, High Level Threat Panel, Challenges and Change PBB, memasukkan degradasi lingkungan sebagai salah satu dari sepuluh ancaman terhadap kemanusiaan.World Risk Report yang dirilis German Alliance for Development Works (Alliance),United Nations University Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS) dan The Nature Conservancy (TNC) pada 2012 pun menyebutkan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan tinggi rendahnya risiko bencana di suatu kawasan.
Kerusakan lingkungan
Kerusakan lingkungan

Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup

Penyebab kerusakan lingkungan hidup secara umum bisa dikategorikan dalam dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.
Letusan gunung berapi, banjir, abrasi, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi, dan tsunami merupakan beberapa contoh bencana alam. Bencana-bencana tersebut menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup akibat peristiwa alam. Meskipun jika ditelaah lebih lanjut, bencana seperti banjir, abrasi, kebakaran hutan, dan tanah longsor bisa saja terjadi karena adanya campur tangan manusia juga.
Penyebab kerusakan lingkungan yang kedua adalah akibat ulah manusia. Kerusakan yang disebabkan oleh manusia ini justru lebih besar dibanding kerusakan akibat bencana alam. Ini mengingat kerusakan yang dilakukan bisa terjadi secara terus menerus dan cenderung meningkat. Kerusakan ini umumnya disebabkan oleh aktifitas manusia yang tidak ramah lingkungan seperti perusakan hutan dan alih fungsi hutan, pertambangan, pencemaran udara, air, dan tanah dan lain sebagainya.
Kerusakan lingkungan
Kerusakan lingkungan
Beberapa fakta terkait tingginya kerusakan lingkungan di Indonesia akibat kegiatan manusia antara lain:
  • Laju deforestasi mencapai 1,8 juta hektar/tahun yang mengakibatkan 21% dari 133 juta hektar hutan Indonesia hilang. Hilangnya hutan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, meningkatkan peristiwa bencana alam, dan terancamnya kelestarian flora dan fauna.
  • 30% dari 2,5 juta hektar terumbu karang di Indonesia mengalami kerusakan. Kerusakan terumbu karang meningkatkan resiko bencana terhadap daerah pesisir, mengancam keanekaragaman hayati laut, dan menurunkan produksi perikanan laut.
  • Tingginya pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran laut di Indonesia. Bahkan pada 2010, Sungai Citarum pernah dinobatkan sebagaiSungai Paling Tercemar di Dunia oleh situs huffingtonpost.com. World Bank juga menempatkan Jakarta sebagai kota dengan polutan tertinggi ketiga setelah Beijing, New Delhi dan Mexico City.
  • Ratusan tumbuhan dan hewan Indonesia yang langka dan terancam punah. Menurut catatan IUCN Redlist, sebanyak 76 spesies hewan Indonesia dan 127 tumbuhan berada dalam status keterancaman tertinggi yaitu status Critically Endangered (Kritis), serta 205 jenis hewan dan 88 jenis tumbuhan masuk kategori Endangered, serta  557 spesies hewan dan 256 tumbuhan berstatus Vulnerable.
Alam dan lingkungan hidup menjadi tempat tinggal dan hidup manusia. Kondisi lingkungan akan berpengaruh langsung terhadap kondisi manusia. Karena itu sudah selayaknya kita menjaga bumi satu-satunya ini dari kerusakan lingkungan.
WANITA YANG MENGINSPIRASI DUNIA
Margaret Thatcher
Margaret Hilda Thatcher lahir di Grantham, Lincolnshire, Inggris, 13 Oktober 1925. adalah Perdana Menteri Britania Raya pada tahun 1979-1990, masa jabat terpanjang di abad ke-20. 
Ia merupakan satu-satunya perempuan yang menduduki jabatan tersebut serta menjadi pemimpin sebuah partai politik besar di Britania Raya. Ia adalah salah satu tokoh penting pada abad ini. Filosofi politiknya kemudian dikenal sebagai Thatcherisme. Sebelum menjabat, ia sudah dikenal sebagai “Wanita Besi” (Iron Lady) di media Uni Soviet karena penentangannya terhadap komunisme.

Profil Prodi FKIP Biologi

 Struktur Prodi Pendidikan Biologi

Personalia
Kaprodi:      Prof. Dr. Suratno, M.Si

Kepala Laboratorium:
1)        Laboratorium Biologi: Sulifah Apriliyani SPd, MPd.
2)    Laboratorium Sumber Belajar Biologi: Drs. Wachju Subchan, MS., PhD.
3)        Sub Laboratorium Zoologi: Drs. Joko Waluyo, M.Si.
4)        Sub Laboratorium Botani: Dra. Pujiastuti, M.Si.



Sejarah Prodi Pendidikan Biologi
Program studii (Prodi) Pendidikan Biologi berdiri berdasarkan SK pendirian PS No.44 t DIKTI/ Kept 1984 tertanggal 18 Juli 1984 merupakan lembaga pendidikan yang mempersiapkan dan mencetak colon guru biologi profesional dan berkualitas, menguasai bidang biologi dan kependidikan, terampil di bidang teknologi informasi (TI) serta mampu bersaing di pasar bebas.

Tahun 1984 hingga tahun 1997 penyelenggaraan kuliah dan praktikum Prodi Pendidikan Biologi diselenggarakan di gedung I FKIP di jalan Kalimantan III Jember dengan daya tampung rata-rata 50 mahasiswa per angkatan. Mulai tahun 1998 penyelenggaraan kuliah dipindahkan ke gedung biologi, gedung III FKIP UNEJ.

Proses rekruitmen mahasiswa prodi Pendidikan Biologi dilakukan melalui jalur seleksi masuk perguruan tinggi dan jalur seleksi bakat dan minat. Sejak tahun 2006 proses rekruitmen disamping kedua jalur tersebut juga disediakan jenis jalur seleksi Iokal bagi program non reguler.

Hingga tahun 2008, prodi Pendidikan Biologi telah meluluskan sejumlah 870 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan mayoritas profesi utama sebagai pendidik berbagai jenjang pendidikan baik tingkat dasar, menengah, atas dan perguruan tinggi.

Berbagai jenis program hibah kompetisi Dikti yang diraih Prodi Pendidikan Biologi yaitu Semi-Que tahun 2003-2005, Hibah Kemitraan 2005, 2006, dan 2007 serta program SP-4 (Jurusan PMIPA). Hibah kompetisi tersebut telah meningkatkan kualitas akademik secara signifikan di Iingkungan Prodi Pendidikan Biologi. Peningkatan kualitas prodi meliputi pembenahan kurikulum, fasilitas pembelajaran berbasis TI, kemampuan dosen dalam mengembangan perencanaan dan media pembelajaran, peningkatan ketersediaan referensi yang dimiliki prodi, pengembangan pembelajaran biologi bilingual (bahasa Inggris - Indonesia), microteaching biologi berbahasa Inggris, praktek mengajar biologi berbahasa Inggris di Sekolah Bertaraf Intemasional (SBI), peningkatan penelitian bidang kependidikan biologi, tersedianya jumal yang dikelola prodi (BIOEDUKASI) yang diperuntukkan bagi semua kalangan guru, dosen atau para peneliti sebagai sarana komunikasi ilmiah di bidang biologi dan kependidikannya. Disamping itu prodi pendidikan biologi juga aktif kerjasama dan memberikan layanan kepada stakeholder khususnya sekolah dalam penelitian kependidikan dan pengembangan model-model pembelajaran biologi bilingual di Sekolah Bertaraf Intemasional (SBI).

Visi, Misi dan Tujuan Prodi
Visi
Mewujudkan masyarakat berkualitas berwawasan iingkungan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni serta iman dan taqwa dengan menguasai bidang biologi bercitrakan kependidikan. 

Misi
  • Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan yang profesional serta penelitian pengabdian masyarakat yang berkualitas dan berkelanjutan
  • Membina, meningkatkan dan mengembangkan system menejemen teknologi pembelajaran yang berorientasi pada kualitas dan profesionalisme
  • Membina dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga lain di dalam dan di luar negeri
Tujuan
Mencetak sarjana pendidikan biologi yang profesional dalam proses pembelajaran, berbudi pekerti luhur dan mampu memecahkan masalah secara kritis serta rasional seiring dengan perkembangan IPTEKS 

Sasaran
  • Menguasai teori dan ketrampilan ilmu pendidikan biologi
  • Menguasai unjuk kerja dalam bidang keguruan bagi colon guru biologi 
  • Memiliki sikap, nilai, kebiasaan dan kecenderungan terhadap kepribadian yang menunjang pelaksanaan tugas sebagai tenaga pendidik bidang biologi

FKIP Unej Jember

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember merupakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang mengembangkan SAINSTEK dan menghasilkan tenaga kependidikan yang berkompeten, berdaya saing global dan berwawasan global. FKIP Unej memiliki 4 jurusan & 10 program studi yaitu:
    Jurusan PMIPA:
    1. Pendidikan Matematika
    2. Pendidikan Fisika
    3. Pendidikan Biologi
    Jurusan IPS:
    1. Pendidikan Ekonomi
    2. Pendidikan Sejarah
    Jurusan Bahasa:
    1. Pendidikan Bahasa Inggris
    2. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    Jurusan Pendidikan:
    1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    2. Pendidikan Luar Sekolah
    3. Pendidikan Anak Usia Dini

    FKIP Unej beralamatkan di Jalan Kalimantan 37 Jember, untuk lebih jelasnya, lihat gambar di bawah ini,


    Peta FKIP Unej
    Peta FKIP Unej
    FKIP Unej di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Sunardi, M.Pd sebagai dekan, Dr. Sukatman, M.Pdsebagai pembantu dekan I, Drs. Singgih Bektiarso, M.Pd sebagai pembantu dekan II, dan Drs. Sumarjono M.Si sebagai pembantu dekan III memiliki visi dan misi sebagai berikut
    Visi:
    Menjadi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan yang unggul dalam pengembangan SAINSTEK, penghasil tenaga kependidikan yang kompeten, berdaya saing global dan berwawasan lingkungan.
    Misi:
    1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesi untuk menghasilkan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi
    2. Melaksanakan penelitian yang mendukung pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran untuk menghasilkan inovasi dalam bidang pendidikan
    3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung program bidang kependidikan
    4. Mengembangkan sains, teknologi dan seni yang mendukung pengembangan bidang kependidikan
    5. Mengembangkan kerja sama dengan stake holders dan lembaga lain dalam dan luar negeri
    6. Mengembangkan sistem pengelolaan fakultas yang akuntabel

    Untuk mencapai visi dan misi di atas, FKIP Unej memiliki fasilitas-fasilitas pendukung di antaranya:
    1.   Laboratory at every study program
    2.   Micro teaching laboratory
    3.   Computer laboratory
    4.   Broadcasting laboratory
    5.   Appropriate lecture room
    6.   Laboratory
    7.   Hot spot at every area
    8.   Self acces center
    9.   Student Center Learning (SCL)
    10. Basket ball court
    11. Futsal court
    13. Volley ball court
    14. Open theatre

    FKIP Unej memiliki beberapa unit pelaksana teknis yaitu:
    1. Unit Program Pengalaman Lapangan (UPPL) dan Micro Teaching
    2. Unit Sumber Belajar dan Layanan Teknologi Informasi (USB LTI)
    3. Unit Kurikulum dan Pengembang Pembelajaran dan Sertifikasi Kompetensi Pendidik (UKPP-SKP)
    4. Gugus Penjaminan Mutu (GPM)

    Sabtu, 18 Oktober 2014

    BUAH DULSE (Palmaria palmata)


    Dulse (Palmaria palmata) Adalah Rumput laut merah yang tumbuh melekat pada batuan dengan "pegangan erat" di Atlantik Utara dan Pacific Northwest. Hal ini biasanya digunakan di Irlandia dan Kanada Atlantik baik sebagai makanan dan medicinally dan sekarang dikirim di seluruh dunia.

    Dulse tumbuh dari bagian pasang tengah dari zona intertidal (daerah antara pasang tinggi dan pasang rendah) dan ke dalam air yang dalam. Daun dapat bervariasi dari naik menjadi kemerahan-ungu, dan berkisar dari sekitar 20 sampai 40 cm (8 "sampai 16"). Dari Juni sampai September, diambil dengan tangan di air rendah, dibawa ke ladang pengeringan (atau alasan penyebaran) dan menaruh melalui shaker untuk menghapus potongan kerang, dll daun tersebar tipis pada jaring dan dibiarkan kering, berbalik sekali dan digulung menjadi bentuk bal besar untuk dikemas atau ditumbuk kemudian.

    Khasiat Dulse :
    Mencegah tekanan darah tinggi, kencing manis, penyakit syaraf dan kanker usus besar. Disamping itu Dulse juga memelihara kesehatan gigi serta keindahan rambut dan kulit.