BERUANG MADU
Beruang madu terhitung famili ursidae serta sebagai jenis paling kecil dari kedelapan jenis beruang yang ada didunia. Beruang ini merupakan fauna khas propinsi Bengkulu sekalian digunakan sebagai lambang dari propinsi tersebut . Beruang madu juga termasuk maskot dari kota Balikpapan. Beruang madu yang ada di Balikpapan di konservasi di sebuah hutan lindung yang bernama Hutan Lindung Sungai Wain.
Gambar Beruang Madu
Image Credit : Wikipedia.Org
Ciri-ciri Fisik Beruang Madu
Beruang Madu memiliki ciri fisik dengan panjang tubuhnya mencapai 1, 40 m, tinggi punggungnya mencapai 70 cm dengan berat berkisar antara 50 – 65 kg. Bulu beruang madu condong pendek, bercahaya serta biasanya hitam, matanya berwarna cokelat atau biru, diluar itu hidungnya relatif lebar namun tak terlampau moncong. Type bulu beruang madu yaitu yang paling pendek serta halus dibanding beruang yang lain, berwarna hitam kelam atau hitam kecoklatan, dibawah bulu lehernya ada sinyal yang unik berwarna oranye yang diakui melukiskan matahari terbit. Tidak sama dengan beruang madu dewasa, bayi beruang madu yang baru lahir mempunyai bulu yang lebih lembut, tidak tebal serta bercahaya. Lantaran hidupnya di pohon-pohon maka telapak kaki beruang ini tak berbulu hingga ia bisa bergerak dengan kecepatan sampai 48 km. per jam serta mempunyai tenaga yang benar-benar kuat. Kepala beruang madu relatif besar hingga mirip anjing yaitu mempunyai telinga kecil serta berupa bunda. Beruang type ini mempunyai lidah yang benar-benar panjang serta bisa dipanjangkan sesuai sama dengan keadaan alam untuk menyarikan madu dari sarang lebah di pohon-pohon. Diluar itu, lidah yang panjangnya bisa melebihi 25 cm itu juga dipakai untuk menangkap serangga kecil di batang pohon. Beruang madu mempunyai penciuaman yang benar-benar tajam serta mempunyai kuku yang panjang di ke empat lengannya yang dipakai untuk memudahkan mencari makanan. Beruang madu seringkali jalan dengan empat kaki, serta benar-benar tidak sering jalan dengan dua kaki seperti manusia. Lengan beruang type ini cukup lebar serta mempunyai kuku melengkung dan berlubang yang mempermudahnya memanjat pohon. Kuku tangan yang melengkung dipakai oleh beruang ini untuk menggali rayap, semut serta sarang lebah serta beruang yang tengah mencari madu bakal selekasnya menghancurkan kayu yang tetap hidup serta fresh serta juga berupaya untuk menggaruk pohon yang memiliki kayu keras. Rahang beruang madu tak seimbang lantaran terlampau besar hingga tak bisa memecahkan buah-buah besar, kelapa misalnya. Gigi beruang ini lebih datar serta rata dibanding dengan type beruang lain, gigi taringnya cukup panjang hingga menonjol keluar dari mulut. Kemudian ukuran tulang tengkorak kepala dari beruang madu pada umunya mempunyai panjang tengkorak 264,5 mm, panjang condylobasal 241,3 mm, lebar zygomatic 214,6 mm, lebar mastoid 170,2 mm, lebar interorbital 70,5 mm, lebar maxilla 76,2 mm.


